Friday, November 4, 2016

Lomba Fotografi Wisata dan Budaya Karanganyar


Syarat Peserta Festival Radio:
  1. Peserta umum berdomisili di wilayah Kabupaten Karanganyar
  2. Peserta mengumpulkan maksimal 3 Foto dengan tema Karanganyar Membangun, Potensi Wisata Karanganyar, Seni dan Budaya Karanganyar, geliat Ekonomi Kreatif di Kabupaten Karanganyar.
  3. Olah digital diperbolehkan sebatas untuk perbaikan kualitas warna, NON digital imaging
  4. Karya yang dikumpulkan merupakan karya asli peserta
  5. TIdak menyinggung SARA, pornografi dan mendiskriditkan suatu kelompok tertentu
  6. Karya dikumpulkan dalam bentuk cetak ukuran 5R, beserta soft file aslinya dalam bentuk CD disertai Fotokopi Kartu Identitas dan Nomor Telepon
  7. Karya dikirim/dikumpulkan ke kantor PD BPR Bank daerah atau ke kantor kas PD BPR Bank Daerah Karanganyar terdekat
  8. Semua karya foto menjadi hak milik panitia, dan 6 foto terbaik akan ditampilkan di kalender PD BPR Bank Daerah Karanganyar tahun 2017.

Info Lengkap: http://www.karanganyarkab.go.id/20161103/lomba-fotografi-wisata-dan-budaya-karanganyar/

Wednesday, November 2, 2016

LOMBA DESAIN GAPURA, GEDUNG PERKANTORAN DAN PASAR PEMKAB MAGETAN TAHUN 2016

BAPPEDA KABUPATEN MAGETAN mengadakan lomba di bidang arsitektur dan rancang bangun dengan pemilihan metode lomba dianggap lebih sesuai karena memberikan kesempatan yang luas bagi Warga Negara Indonesia (praktisi, akademisi, mahasiswa) yang memiliki kompetensi dalam bidang arsitektur dan perancangan bangunan gedung untuk berkompetisi dalam memberikan gagasan-gagasan desain yang terbaik sesuai dengan konteks lomba. Pelaksanaan Kegiatan Lomba Desain terdiri dalam tiga macam katergori Lomba yaitu:

1. Lomba Desain Gapura,
2. Lomba Desain Gedung perkantoran Eks. Hotel Semeru, dan
3. Lomba Desain Pasar Sayur Magetan.

INFO SELENGKAPNYA: 
http://www.magetankab.go.id/detail/1352/lomba-desain-gapura-gedung-perkantoran

Tuesday, November 1, 2016

Inilah Beberapa Event untuk Meramaikan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar selalu diramaikan dengan berbagai kegiatan. Untuk tahun ini, bertepatan dengan 99 th Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, maka Pemkab akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, diantaranya:
 

 1. Pagelaran Wayang Kulit (Senin, 7 Nopember 2016)

Pagelaran Seni Budaya Wayang kulit semalam suntuk dengan 2 (dua) dalang Ki. H. Mantep Sudarsono dan Ki. H. Anom Suroto pada pukul 19.00 WIB bertempat di Plaza alun-alun Kabupaten Karanganyar. 

2. Adventure Trail (Minggu, 6 Nopember 2016) 

Start dan finish di Lapangan Karangpandan yang akan diikuti
dari berbagai daerah dan kalangan komunitas sepeda motor trail yang ada di Kabupaten Karanganyar dengan rute Lapangan Karangpandan-Kebunkaret Ngargoyoso-kembali ke Karangpandan. Penikmat trail bisa meluangkan waktunya nih.

3. Pameran UMKM (Jumat-Minggu, 11-13 Nopember 2016)

Pameran INTANPARI bertempat di Plaza alun-alun dengan menampilkan produk-produk unggulan Kabupaten Karanganyar serta kuliner yang ada di Karanganyar sebagai ketua seksi acara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM. 

4. Karnaval Pembangunan Kendaraan Hias (Selasa, 22 Nopember 2016)

Karnaval Pembangunan dengan menggunakan kendaraan roda 4 diikuti oleh setiap Kecamatan dengan menimpilkan hasil bumi, BUMN, BUMD dan Perusahaan-Perusahaan yang ada di Wilayah Kabupaten Karanganyar. Start dari Lapangan Desa Jati Kecamatan Jaten ke utara-Perempatan Lampu Merah Papahan ke timur-Panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar ke timur-Perempatan Lampu Merah Terminal Bejen ke selatan-finish di Perempatan Lampu Merah Tegalgede. Sebagai ketua seksi acara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

5. Donor Darah (Rabu, 23 Nopember 2016)

Peserta PNS dan perangkat Desa/Kelurahan wajib mengikuti terutama bagi pejabat structural dari eselon IV sampai dengan eselon II; Kepala sekolah SD-SLTA; Ormas; TNI/POLRI; BUMN/BUMD; Pelajar/Mahasiswa; Umum dengan catatan secara medis diberbolehkan dengan maksud PNS berbagi. Sebagai ketua seksi acara Ketua PMI. 



Monday, October 31, 2016

4 Makanan Khas Karanganyar yang Wajib Kalian Coba!

Kuliner merupakan salah satu penanda identitas suatu daerah. Terlebih daerah wisata, tentunya kulinernya diperhatikan oleh banyak kalangan. Seperti di Kabupaten tercinta Karanganyar ini pun juga memiliki beberapa makanan khas. ada yang khas, Nah, ini ada lima makanan khas Kabupaten Karanganyar Versi Redaksi Lereng Lawu yang perlu kalian coba: 

1. Sate Kelinci

Kawasan wisata Tawangmangu memiliki makanan yang khas, yakni Sate Kelinci. Kuliner ini sangat populer di Lereng Gunung Lawu. Bila berkunjung ke Kawasan wisata Tawangmangu, hampir disetiap sudut banyak penjual sate kelinci yang menjajakan dagangannya dengan cara dipikul. Sate kelinci sungguh enak, selain enak juga memberi kehangatan tubuh. Cocok untuk keadaan disana yang dingin.  

2. Grubi

Grubi merupakan camilan yang sering dijumpai di daerah Karanganyar. Grybi atau dalam bahasa Jawa disebut Walangan. Makanan ini terbuat dari ketela rambat dicampur dengan Gula Jawa. Melimpahkan bahan baku Grubi adalah alternatif menjadi makanan olahan yang tahan lama.

3. Keripik Pisang

Makanan yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi, Tetapi keripik pisang dari Karanganyar dijajakan lebih spesifik karena terbuat bahan baku pisang asli daerah Karanganyar yaitu Pisan Byok. Pisang Byok ini atau dikenal sebagai pisang Tawangmangu mempunyai ciri khas yaitu apabila sudah masak masih terlihat hijau pada ujung pisang.

4. Keripik Jagung

Jenis makanan olahan yang tepat untuk oleh-oleh adalah keripik jagung. Rasanya yang gurih dan renyah membuat makanan ini sangat disukai wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Tuesday, October 25, 2016

5 Band Indie Ter-Hits 2016




Arus musik jalur independen emang udah nggak bisa dipungkiri lagi merupakan satu kekuatan besar yang konsisten selama satu setengah dekade terakhir. Jalur indie dianggap sebagai oase musik Indonesia ketika jalur major cenderung dipandang monoton, penuh gimmick, dan terlalu banyak omong kosong.

Skena musik indie secara rutin mengorbitkan nama-nama baru yang direken oleh khalayak. Di Indonesia, gemerlap scene musik independen ini diawali oleh Pas Band dan Poster Cafe di awal 1990-an, yang kemudian secara bergantian nama-nama seperti Naif, Burgerkill, The Upstairs, Alone At Last, The Brandals, Sore, Rocket Rockers, Seringai, The SIGIT, Efek Rumah Kaca, hingga terakhir angkatan Silampukau dan Barasuara yang sukses mencuri perhatian lewat jalur ini pada 2015 kemarin. Kualitas lagu-lagu mereka jelas tidak kalah dengan band-band orbitan jalur serupa yang berasal dari mancanegara (terutama Inggris dan Skandinavia yang nge-hip banget di kalangan remaja Indonesia).

Nah, untuk tahun 2016, siapa sajakah (sejauh ini) yang paling berhasil mencuri perhatian dan wajib untuk dikulik? Berikut daftarnya.

1. Heals

Setelah mendapat apresiasi yang cukup bagus untuk single “Void” yang mereka keluarkan pada akhir 2014 lalu, kelompok musik asal Bandung ini kembali mengeluarkan single lain “Myselves” di tahun 2016 ini. Meskipun belum meluncurkan album penuh (bahkan E.P. sekalipun), unit shoegaze/nu-gaze ini terlalu sayang jika dilewatkan begitu saja, terutama bagi kamu yang diam-diam mendengarkan My Bloody Valentine dan The Milo, meskipun sedikit lebih kencang tapi tetep enak, kok.

Sounds like: Imajinasi dua jiwa berbeda yang bertemu dan kemudian jatuh cinta dalam sebuah ruang hampa; shoegaze Jepang dengan bumbu alternative rock ala Foo Fighters.
Tracks for your teaser: Void, Wave, Myselves.

2. Pijar

Inilah dia, Pijar. Dari tampilan personelnya hingga lagu-lagu yang ditawarkan, bisa ditebak siapa yang menjadi influence dari musik mereka. Band alternative pop asal Medan ini menghadirkan nuansa dance punk yang naik daun di 1990-an seiring dengan menjamurnya virus musik Britania hingga dekade pertama 2000-an. Musik mereka bukan barang baru di Indonesia, mengingat sudah ada band major yang mengusung tipe musik hampir serupa dengan mereka. Bedanya, Pijar membawakannya dengan lebih riang, tidak hilang arah, dan yang jelas, Pijar tidak mencoba menjadi Coldplay.

Sounds likeMoodswing; ketukan dance bertemu sikap punk dan beberapa layersuara yang gelap.
Tracks for your teaser: Moonriver, Selatan, Boogie Night.

3. Sisitipsi

Kelompok musik flamboyan yang merupakan produk mayor termutakhir dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini menawarkan beragam bahan genre musik yang mereka bawakan, mulai dari unsur jazz, country, rockabilly, hingga bossa¸yang diaduk sedemikian rupa sehingga menjadi campuran yang memabukkan. Album “73%” yang mereka keluarkan tahun ini menjadi bukti bahwa musik mereka bisa dengan cepat akrab membaur dengan telinga pendengarnya.

Sounds likeBand pengiring untuk sebuah pesta retro anak muda yang santai dan sedikit liar.
Tracks for your teaser: Alkohol, Lepas Kendali, Joni Santai.

4. Soloensis

Soloensis sebenarnya bukan merupakan nama yang benar-benar baru di skena musik independen Solo, mengingat mereka telah aktif dari 2008 dan telah merilis album pada 2014 lalu. Namun, semenjak mengisi helatan Thursday Noise pada 2015 lalu dan kemudian banyak di-review bagus oleh penikmat musik sidestream, nama Soloensis mampu berkibar lebih tinggi di berbagai daerah. Dengan sound gitar kasar dan aroma garage rock rusuh berbau Led Zeppelin, Black Sabbath, dan sedikit Danzig, kelompok musik pengusung garage rock ini patut dipandang sebagai band yang tidak boleh dilewatkan (lagi) di kancah musik independen.

Sounds like: Gig rock n’ roll barbar di sebuah garasi yang penuh kepulan asap rokok dan teriakan.
Tracks for your teaser: Tak Lagi Sejati, Youth.

5. Poenies

Trio pengusung dream pop asal Jakarta ini membuktikan bahwa masih ada angin segar lain yang ditawarkan setelah gelombang invasi folk yang dominan beberapa tahun terakhir mulai surut di tahun 2016 ini. Album “Landscape” yang merupakan debut mereka di scene musik independen jelas merupakan langkah bagus yang mereka buat dan layak membuat mereka menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan tahun ini.

Sounds like: Suasana Taman Tebet di sore hari yang menyenangkan
Tracks for your teaser: Whispering (All The Colours), Wednesday, Summer.

Itulah 5 artis indie lokal yang layak didengarkan di tahun ini buat kamu yang membutuhkan penyegaran atau ingin menjaga kadar semangat sidestream yang konsisten kamu dengungkan dan terapkan sehari-hari. Tentunya daftar yang dibuat ini tidak baku dan mengikat karena setiap orang pun punya opini sendiri, kan. Ada komentar, uneg-uneg, atau punya pendapat lain? Tulis aja langsung di kolom komentar di bawah. Salam!

Sumber. hipwee




Monday, October 24, 2016

Selain Gratis, Inilah Pentingnya Miliki Akte Kelahiran

Akte kelahiran merupakan salah satu surat kependudukan yang sangat penting. Akte kelahiran itu sangat penting dan merupakan hak pertama bagi seorang anak atas kewarganegaraan. Hal ini ditegaskan dalam Undang-undang perlindungan anak pasal 27 dan 28, Jadi, setiap anak di Indonesia perlu memiliki akte kelahiran untuk melindungi haknya sebagai anak.
 
Akte Kelahiran (Foto: FB Berita Warga Karanganyar)
Pesan WA Bupati (Foto: FB Berita Warga Karanganyar)

Akte kelahiran akan menjamin setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, berpartisipasi serta melindungi mereka dari tindak kekerasan dan diskriminasi. Tanpa Akte kelahiran, seseorang tidak bisa mengurus surat kependudukan lainnya. Dengan tidak memiliki akte kelahiran maka banyak anak yang kehilangan hak untuk mendapatkan pelayanan negara berupa pendidikan, jaminan sosial, jaminan kesehatan dan perlindungan hukum.

Menurut Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas Anak) Samsul Ridwan baru 35 persen anak Indonesia memiliki akte kelahiran. Dari jumlah sekitar 80 juta, tahun 2013 ini baru 35 persen anak berusia 0 sampai 18 tahun yang memiliki akte kelahiran," kata Samsul seperti ditulis Liputan6.com Jumat (27/12/2013).

Untuk penerbitan akta kelahiran, Mendagri meminta para Gubernur, Bupati/Walikota agar mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2016, dan tidak perlu surat pengantar RT, RW dan Kelurahan/Desa.

“Pemerintah Daerah dilarang memberikan syarat tambahan dalam pelayanan perekaman e-KTP dan penerbitan akta kelahiran, misalnya dengan lunas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dan lain-lain,” tegas Mendagri dalam surat tersebut.

Mendagri juga meminta para Gubernur, Bupati/Walikota agar memerintahkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota atau Unit Kerja yang membidangi Administrasi Kependudukan di Provinsi untuk membuat SMS/Whatsapp Gateway dan menyebarluaskan nomorhandphone kepada masyarakat luas untuk memudahkan sarana komunikasi dengan pemohon layanan/masyarakat.

Sumber: liputan6.com dan Akun FB Berita Warga Karanganyar



Inilah Rute Menuju Air Terjun Parang Ijo


Air Terjun Parang Ijo merupakan satu diantara banyak air terjun yang ada di Kabupaten Karanganyar. Wisata satu ini masih cukup perawan dibanding dengan beberapa air terjun lainnya yang ada di kabupaten ini. Keasrian destinasi satu ini tidak bisa diremehkan. Masih asri dan perawan. Bisa dicoba sendiri pokoknya. Hehehe 

Pesona Air Terjun Parang Ijo
Pelancong Sedang Menikmati Segarnya Air Terjun
Eksotisme Jalanan di Lingkungan Air Terjun
Lokasinya terletak di lereng gunung lawu, dengan ketinggian kurang lebih 50 m. Tempat wisata ini sekitar 2 km dari pertigaan Nglorok dan dapat ditempuh sekitar 20 menit dari kompleks Candi Cetho. Ada berbagai cara agar bisa sampai ke tempat yang Insha Allah sangat menakjubkan. Sungguh. Selanjutnya, ini nih rute dan transportasi yang bisa digunakan agar bisa sampai ke Air Terjun Parang Ijo.

1. Apabila Dari Luar Kota 

Transportasi ke Kota Solo sangat mudah. Para pelancong yang menghargai waktu dan memiliki modal yang cukup, bisa menggunakan pesawat terbang. Turun di bandara adi sumarmo. Sedangkan bagi Anda yang ingin jalan santai sambil menikmati pemandangan, maka mobil pribadi atau bus merupakan pilihan tepat. Pilihan terakhir adalah kereta api, yang bisa jadi transportasi alternatif dengan biaya terjangkau dan pastinya bebas hambatan.

2. Dari Kota Solo

Gunakan kendaraan umum dari Kota Solo naik bis jurusan Tawangmangu atau Matesih dan turun di terminal Karang Pandan.  Lalu di terminal ini berganti dengan bis kecil berwarna biru dengan trayek Karang Pandan – Ngargoyoso – Kerjo, turun di pertigaan Nglorok.

3. Pertigaan Nglorok

Dari pertigaan Nglorok ambil belokan ke kiri, ke arah Candi Cetho. Perjalanan selanjutnya menempuh jalan beraspal sejauh sekitar 2 km hingga tiba di pos pemungutan restribusi. Bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan, bisa berjalan kaki. Tapi jika ingin cepat sampai, maka ojek bisa mengantar Anda hingga tempat tujuan dengan tarif resmi dan terjangkau.

4. Bayar Karcis Biar Bisa Masuk

Begitu sampai pintu masuk Air Terjun Parang Ijo, Anda harus membayar karcis Rp 4 ribu per orang untuk dewasa dan Rp 3.500 untuk anak-anak. Tidak banyak tangga yang harus dinaiki untuk mencapai lokasi air terjun. Pemandangannya pun cukup memuaskan, asri, tenang dan sangat tepat untuk tempat menenangkan diri. 

Para pelancong, Selamat berwisata ke air terjun parang ijo. Selamat menikmati Pesona Karanganyar!