Showing posts with label event. Show all posts
Showing posts with label event. Show all posts

Thursday, July 13, 2017

Mengenal Jatayu dalam Masyarakat Kini

Costum Jatayu













Jatayu, seekor burung yang melegenda. Ceritanya harum dalam epos Ramayana. Ia dikenang sebagai burung yang menolong Sri Rama untuk mengalahkan Rahwana. Burung yang setia dengan dharma bhaktinya untuk tuannya. Dharma Bhakti untuk menegakkan keadilan di muka bumi. Demikianlah Jatayu, simbol kesetiaan akan Dharma Bhakti kepada kebaikan.

Secara silsilah, ia adalah anak dari Arun. Bersaudara dengan Sampati. Adapun ayah dari Arun adalah Resi Kasyapa dengan Vinata. Kemudia, Arun memiliki saudara yang bernama Garuda. Jadi, Jatayu adalah keponakan Garuda. Arun menjadi tunggangan Dewa Surya, sedangakan Garuda tunggangan Dewa Wisnu.

Harumnya kisah Jatayu disebabkan sikap pahlawan yang ia tunjukkan dalam menegakkan kebenaran. Waktu itu, sewaktu di tengah hutan ia melihat teriakan minta tolong dewi sita. Sang dewi terbang di udara dengan dicengkeram oleh Rahwana. melihat kejadian itu, Jatayu berusaha menolong dewi sita yang dalam kuasa Rahwana yang hendak menculik sang dewi istri Sri Rama. Meski sudah renta, Jatayu terbang menyerang Rahwana, namun naas ia kalah dalam pertempuran. Sayapnya putus terkena sabetan pedang Rahwana. Ia jatuh dan sekarat tak berdaya.

Dalam ketidakberdayaannya itu, ia berusaha menjaga nyawanya agar tidak segera mati. Jatayu masih ingin melanjutkan Bhaktinya. Setidaknya jika ia masih bertahan, maka dapat memberikan informasi kepada Sri Rama tentang keberadaan dewi sita. Dan ternyata benar, ia masih sempat berjumpa dengan Sri Rama. Dalam kondisi sekarat, ia memberitahukan keberadaan dewi sita yang dibawa Rahwana ke Alengka.

Setelah memberitahu Sri Rama, Jatayu menghembuskan nafas terakhir. Ia meninggal dalam pangkuan Sri Rama, titisan dewa Wisnu yang dicintainya. Bagi Jatayu, meninggal dalam pangkuan Tuhannya adalah kenikmatan tak ternilai. Ia meninggal bahagia dalam menjalankan Dharma.

Kisah ini ini mengajari manusia agar konsisten dalam Dharma. Selalu menjalankan kebaikan. Berbuat baik setiap saat tanpa memperdulikan usia atau keadaan. Seperti halnya Jatayu, ia sudah renta,namun tetap berani melawan Rahwan yang angkara murka. Dan akhirnya, ia mati dalam kebahagiaan menyebut nama Tuhannya. Untuk mengenang kepahlawanan Jatayu, berbagai festival budaya selalu mengangkatnya dalam event. Ada juga yang menjadikannya sebagai logo, seperti yang dilakukan klub sepakbola Solo FC.
 

  

Sunday, January 15, 2017

Aneka Event Imlek Kota Solo 2017


Kota Solo akan menggelar Tahun baru Imlek secara meriah di tahun 2017. Perlu diketahui bahwasannya Imlek akan jatuh pada hari Sabtu, 20 Januari 2017. Akan tetapi, perayaan Imlek di Solo akan digelar berbagai event mulai dari 22-27 Januari di berbagai lokasi di Kota Solo. Adapun event Imlek tahun ini adalah sebagai berikut:

1. 5000 Lampion
Sebanyak 5.000 lampion bakal menghiasi pusat Kota Solo mulai dari kawasan Pasar Gede hingga ke Bundaran Gladak. Nah, buat kalian yang lagi Gabut bisa jalan-jalan kesini aja. Hunting foto juga gak kalah menarik nih. Bagus juga buat Selfie dan diupload ke sosmed. Hits bnget banget dah !

2. Pawai dan Grebeg Sudiro
Diadakan pada hari Minggu, 22 Januari 2017 Pukul 14.00 Diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Menghadirkan berbagai macam kesenian yang ada di kota Solo.

3. Solo Imlek Fair
Imlek Fair diselenggarakan di Pasar Gede lantai 2. Acara ini berlangsung mulai dai 22-27 Januari 2017. Sementara sejumlah rangkaian acara yang menyertai perayaan Imlek kali ini antara lain, penyalaan kembang api, kirab barongsai dan liong pada Cap Go meh, berbagai macam lomba, donor darah hingga periksa kesehatan gratis untuk masyarakat kurang mampu.

Daripada Gabut, mending dateng ke Event Imlek di Kota Solo. GRATIS dan HITS