Tuesday, December 6, 2016

Jalan Jumapolo-Karanganyar Rusak, Sehari 3 Truk Terperosok

 
KARANGANYAR- Ruas jalan Jumapolo-Karanganyar di Dusun Kwangsan, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, rusak berat. Menurut warga, beberapa kali truk terperosok karena bannya selip di lokasi tersebut.

Pantauan Solopos.com, Senin (5/12/2016), jalan tersebut rusak selebar 4 meter dengan panjang 5 meter. Aspal terkelupas dengan kedalaman sekitar 30 cm. Di tengah ruas jalan tersebut ditanami pohon pisang. Mengingat sudah ada tiga truck yang terperosok disitu.

Sumber: SOLOPOS

Kisah Longsor Karangpandan dalam Bingkai Foto

Bencana longsor menimpa Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang (29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

 Adapun ketiga korban meninggal dunia adalah:
1.  Sutoyo (75) warga Gondang Gentong, Karangpandan ditemukan pada Selasa (29/11/2016) 
2. Gito Martono (51), warga Sintren Wetan RT 03 RW 03, Karangpandan pada Sabtu (3/12/2016) 
3. Daliyem (66) akhirnya ditemukan pada Selasa (6/12/2016)


Tim SAR beserta relawan sedang melakukan pencarian korban
Meski lelah, tetap eksis di depan kamera


Wabub Rohadi bersama Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa mengunjungi lokasi longsor, Minggu sore (4/12).
Relawan memasukkan jenazah korban longsor ke ambulance
Pencarian hari terakhir, Selasa (06/12/2016)
Apel pembubaran tim SAR dan relawan gabungan, Selasa (06/12/2016)






Monday, December 5, 2016

Harga Singkong Terjun Bebas, Petani Jumapolo Menjerit


KARANGANYAR — Para petani di Desa Jumapolo, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, kelimpungan karena harga jual singkong turun dari Rp900/kilogram (kg) menjadi Rp500/kg.
Salah satu petani singkong, Sadiman, mengaku hanya bisa geleng-geleng kepala saat menerima uang penjualan singkong dari pengepul pada November. Singkongnya hanya dihargai Rp500/kg.kemarin saya jual 40 kg singkong dari tegalan saya. Hanya dapat Rp200.000,” kata warga Dusun Jagalan, Desa Jumapolo, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, tersebut kepada Solopos.com, Senin (5/12/2016).

Lomba Anak SD, Hadiah Menggiurkan



Dalam Rangka Memajukan Budaya Indonesia
Kami bts cell dan Masaran Obah Mengadakan Lomba Tari Dan Mewarnai Gratis
"GRATIS"
dengan Total Hadiah Rp 2.000.000 plus Trofi
Lomba Tari Jawa Kreasi
Syarat :
1. Usia SD kelas 1 sd 4 SD (kelompok minimal 3)
2. Tari Jawa Kreasi.
3. Seluruh SD di Masaran
4. Kontingen adalah mewakili nama SD tempat mereka Sekolah
LOMBA MEWARNAI PAUD DAN TK
Syarat :
1. Usia Paud Dan TK
2. Alat - alat mewarnai membawa sendiri
3. Tempat Paud dan TK berada di Masaran
TEMPAT DAN WAKTU
TEMPAT : Insya Allah di GEDUNG KPRI MASARAN (samping SD Negeri 1 Masaran)
WAKTU : 08.00 - Selesai
TEMPAT PENDAFTARAN
Rumah Bapak HENDRI DP
KB Mebtari dan TK Darul Fikri
Manggis RT 02, Kelurahan Jati, Kecamatan Masaran
SMS / WA : 0878 - 3526 - 3735

Wednesday, November 16, 2016

Beri Contoh Kerukunan, Bupati dan Wabub Adakan Anjangsana ke Mantan Bupati Terdahulu


Orang Jawa memiliki nilai-nilai luhur yang senantiasa dilestarikan. Salah satu nilai yang ada di Jawa adalah "kaca benggala". Istilah ini digunakan untuk menyebut kegiatan belajar pada pengalaman orang lain. Nah, karena belajar bisa dari pengalaman orang lain, maka alangkah lebih baiknya kita senantiasa melakukan anjangsana atau silaturahmi ke tempat orang lain.

Budaya anjangsa inipun juga dilakukan oleh pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Kemarin, Selasa (15/11/2016) Bupati Juliyatmono dan wakil Bupati Rohadi Widodo melaksanakan anjangsana ke Bupati-Bupati terdahulu yang pernah memerintah di Karanganyar.

"Anjangsana dlm rangka HUT 99 Kra, belajar dari para bupati dan istri bupati Kra dari masa ke masa. Ada Ibu Dr. Rina Iriani SR, istri Bp. Waluyo Cokro Darmanto dan istri Bp. Hartono. Suka duka dan misteri perjalanan hidup," tutur Wabub di akun fb Rohadi Widodo

Kegiatan ini sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Karanganyar Ke-99 yang jatuh pada tanggal 18 November.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar memohon do’a restu kepada Sesepuh dan Senior, semoga lancar dalam menjalankan amanah, Karanganyar di usia yang ke-99 selalu aman, tenteram, gemah ripah loh jinawi dan selalu di lindungi Tuhan Yang Maha Esa. Bupati dan Wakil Bupati juga mendoakan beliau yang sepuh dan senior agar selalu sehat, panjang umur, murah rejeki dan memberikan doa dan pengabdian untuk bumi Karanganyar.

Dengan memilikinya pemimpin yang rendah hati, dan gemar belajar pada pendahulunya. Semoga Karanganyar diusia ke-99 akan lebih baik kedepannya. 

Tuesday, November 15, 2016

Gunung Kemukus, Wisata Seks dalam Balutan Ritual itu Terletak di Sragen



Lokasi wisata ziarah dengan ritual aneh Gunung Kemukus terletak di sebuah bukit di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah yang di kelilingi aliran air Waduk Kedung Ombo.

Gunung Kemukus memiliki ritual yang melibatkan hubungan intim lelaki dan perempuan yang bukan pasangan sahnya. Konon, dengan melakukan ritual tersebut akan mendatangkan kesuksesan jabatan maupun harta kekayaan akan bertambah. Ritual ini dilatarbelakangi cinta terlarang Pangeran Samudro kepada ibu tirinya, Dewi Ontrowulan. Keduanya kemudian diasingkan ke Gunung Kemukus.

Objek wisata religius Gunung Kemukus ini merupakan makam Pangeran Samudro. Pangeran ini dipercaya sebagai putra dari Raja Majapahit yang kemudian menikahi ibu tirinya. Kendati demikian, makam ini sering menjadi lokasi ziarah yang tidak hanya oleh warga setempat tapi juga masyarakat dari berbagai daerah.

Entah bagaimana, cerita berkembang menjadikan makam Pangeran Samudro menjadi tempat pesugihan dengan aroma seks bebas. Akibatnya wanita malam hingga penginapan pun bertebaran. Ritual aneh ini berlangsung setiap malam Jumat pon dan malam Jumat kliwon.

Sementara itu, puluhan petugas gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah melakukan penggeledahan beberapa kali. Dalam penggeledahan itu di antaranya beberapa kafe dan tempat karaoke yang kerap dijadikan sebagai tempat prostitusi. Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan polisi memeriksa satu per satu kafe dan tempat karaoke.

Meski tidak satu pun tamu yang berkunjung, ternyata ditemukan beberapa ruangan dan kamar yang sengaja disiapkan pengelola. Setelah penggeledahan petugas menutup paksa kafe dan tempat karaoke itu.

Taufiqurahman, seorang peneliti mengatakan ritual itu hanya mitos yang diciptakan guna memenuhi motif ekonomi. Perputaran rupiah dalam bisnis prostitusi terselubung yang dibungkus dalam ritual seks tersebut tergolong besar. Dari catatannya, objek wisata Makam Pangeran Samodro di Gunung Kemukus tiap tahun menyumbang sekitar Rp 190 juta untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sragen yang salah satunya didapat dari retribusi. "Tiap tahun ada sekitar 30.000 orang yang mengunjungi makam tersebut."

Melihat fakta besarnya PAD yang diberikan oleh wisata seks di Gunung Kemukus, beranikah Pemkab Sragen menutup wisata yang penuh dengan pelanggaran norma asusila budaya timur???

Wednesday, November 9, 2016

17 Desember 2016, Wali Band Tampil di Karanganyar


Pada tahun 2016 ini, Kabupaten Karanganyar menginjak usia ke-99. Dalam peringatan hari jadi, Pemkab mengadakan berbagai kegiatan yang dipersembahkan kepada warga karanganyar. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah mengadakan bakti sosial, perlombaan, pameran UMKM, kesenian, dan dialog kebangsaan.

Pada puncak acara hari jadi Kabupaten Karanganyar akan mengundang Wali Band. Grup  band skala nasional ini akan menghibur warga karanganyar pada tanggal 17 Desember 2016. WALI band yang digawangi oleh Faank (Vocal), Apoy (Guitar/songs Writer), Tomi (Drum), & Ovie (Keyboard & Synt). Wali band akan membawakan lagu-lagunya yang merdu bertempat di Gelora 45 pada pukul 19.00 wib. 

Kalian warga karanganyar maupun sekitarnya, dateng aja deh. Jarang-jarang lho ada band nasional ke karanganyar. Ajakin keluarga, teman, pacar, mantan, atau pacarnya temen sekalian juga ngga papa. yakin, nyesel kalo ga dateng. GRATISSS!!!.